setelah upacara pagi ini, saya menyempatkan diri memanggil anak-anak yang absensinya cukup banyak. beberapa anak saya panggil dan mulailah acara investigasi.setelah acara investigasi dan bermuara pada motivasi untuk lebih serius dan semangat lagi dalam belajar, akhirnya saya berujar, "saya tidak biasa marah-marah, jadi saya harap dengan anda menyadarinya dan ..."
"kami juga ndak biasa dimarahin...."
kalimat itu menghentikan lanjutan kalimat saya. saya mencoba menarik pikiran agak ke diri saya. agak lama terdiam. ya, mungkin mereka tidak perlu dimarahin tuk ikut disiplin dan bekerja sama. mungkin yang perlu adalah sentuhan hati... akhirnya saya berpikir, gimana ya menyentuh hati para siswa ini?
0 komentar:
Poskan Komentar