Sungguh, pengorbanan seorang istri luar biasa. dia sisihkan seluruh obsesinya. dia perkhidmatkan seluruh hidupnya.bukan satu dua tawaran bekerja dengan gaji yang lebih besar dia tolak. "Aku ingin mendampingi dan memberi kekuatan pada suami dengan mendidik anak-anaku. memberikan keteduhan buat anak-anaku. aku ingin setiap suami dan anakku pulang akulah yang mereka lihat pertama kali" katanya. jiwa dan raganya untuk suami dan keluarganya. walau resiko uang dapur tak mencukupi, dia jalani dengan tabah. Perawakannya kecil, harapannya besar dan luas. ingin anaknya sukses dunia akhirat. kasih sayangnya menaungi anak dan suaminya. kelincahannya meningkahi kekejian zaman yang sungguh tak akrab buat orang kecil. sungguh ibu yang tabah









