30 November 2009

mengapa cuma dia?

masih jadi pertanyaan saya... mengapa bapak itu hanya menanyakan satu anaknya yang sekolah di pesantren... sedang anak lainnya tidak ditanyakan sama sekali?

masalahnya, justru yang tidak ditanyakan itu yang punya masalah lebih serius dibanding kan yang ditanyakan. geleng-geleng kepala saya dibuatnya.

20 November 2009

Sebarkan Cinta (ndak nyambung sama isi)

Sebuah persahabatan yang menakjubkan kembali saya temukan di sini.

Belum lama saya mengenal lda ebih baik. walaupun bayangannya terekam samar dalam memoriku. kami sekolah di sekolah yang tidak sama. saya di Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, sekolah husus untuk laki-laki dan Ida di Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta, yang ini khusus untuk perempuan. dua sekolah ini adalah sekolah kader Muhammadiyah. sekolah ini ditalikan oleh cita-cita besar yang sama. mungkin itulah yang menyebabkan pertalian persahabatan sangat erat.

denganya sebelumnya saya belum pernah ngobrol atau berkomunikasi. di dunia maya inilah saya bertemu, saling tukar komentar di dinding FB masing-masing dan chating.

cerita ngalor-ngidul, saya yang sedang mimpi punya hutan sendiri dan sedang mengumpulkan beberapa tanaman koleksi, bercerita tentang obsesi yang satu ini.

sebelumnya beberapa kali saya membaca blog kang ahmad dan melihat-lihat koleksi tanamannya. perjalanan dilanjut dengan melihat blog mas herfin. terakhir sempat kontak dengan Pakde Garden. yang saya incar juga beberapa koleksinya. koleksi tanaman mereka sangat menakjubkan. di antara koleksi yang ingin saya miliki adalah durian merah.

itulah sebabnya ketika ngobrol sama Ida, dan obrolan menyerempet buah durian, iseng-iseng berhadiah, saya minta durian itu. pucuk dicinta durian datang. Ida rupanya serius (bahkan tiga rius) siap mengirimkan pohon durian itu. "kalau ada pohonnya, saya kirim pohonnya. kalau ndak ada, saya akan beli duriannya, trus saya makan dan bijinya dikirim ke bandung". katanya sambil berseloroh. kami tertawa bersama "ha ha ha"

Jum'at kemarin (21-11-209) kiriman itu datang. Plus teh tarik dan capucino.
kiriman diterima pas datang dari pekerjaan memulung jam 21-an. malam itu juga durian itu saya sirami air dan kopi kiriman Ida, saya nikmati di dingin malam yang disiram hujan rintik-rintik ... mantaap.

Terima kasih ida... semoga duriannya bisa tumbuh baik di Bandung. Akan kutanam di tempat yang baik dan kan kutanam kebaikanmu dalam hatiku. ayo sebarkan cinta. (mendadak puitis walau tak sebaik rangkaian katamu Ida)

terakhir wah, ndak nyambung sama judul nih


15 November 2009

kami juga ndak biasa dimarahin...

setelah upacara pagi ini, saya menyempatkan diri memanggil anak-anak yang absensinya cukup banyak. beberapa anak saya panggil dan mulailah acara investigasi.

setelah acara investigasi dan bermuara pada motivasi untuk lebih serius dan semangat lagi dalam belajar, akhirnya saya berujar, "saya tidak biasa marah-marah, jadi saya harap dengan anda menyadarinya dan ..."

"kami juga ndak biasa dimarahin...."

kalimat itu menghentikan lanjutan kalimat saya. saya mencoba menarik pikiran agak ke diri saya. agak lama terdiam. ya, mungkin mereka tidak perlu dimarahin tuk ikut disiplin dan bekerja sama. mungkin yang perlu adalah sentuhan hati... akhirnya saya berpikir, gimana ya menyentuh hati para siswa ini?

12 November 2009

HIJAU PESANTRENKU, HIJAU DESAKU, HIJAU NEGRIKU.

beberapa hari belakangan ini (10-11-11-09) sibuk memulung biji-bijian dan pohon-pohonan. pake gaya gerilya dan tembak langsung di tempat. gaya gerilya dipergunakan untuk cari biji-bijian dan tunas-tunas muda dari pohon indukan di taman umum atau pinggir jalan. peralatan wajib, plastik, sekop kecil, pisau cutter dan menekan rasa malu dari pandangan orang-orang. sebab lagaknya mirip kaya pencuri cari mangsa. celinguk kanan kiri, kalau nemu mangsa, langsung SERBUUUU.

gaya tembak di tempat, dipergunakan untuk mencari pohon-pohon incaran.datangi aja seseorang dengan alasan silaturahim atau apalah... ketika lihat tanaman bagus pujilah tanaman itu dan tanyakan bagaiama mendapatkan, merawat atau apa saja tentang tanaman itu setelah itucerita program eco pesantren. bla bla bla, ketika tertarik langsung terkam, minta ini dan itu... duh.

Kang Iwan Duren yang sedang sibuk ngurus proyek proyeknya salah satu yang harus rela saya recokin demi mendapat beberapa tanaman. secara dia juga yang telah menulari kami untuk sering berburu dan memulung biji dan tanaman.

gayanya nanya mau beli. kang iwan kayaknya sudah tahu gaya begitu. pas ditanya harganya dia bilang "ndak usah, bawa aja". ada sih beberapa yang saya berhasil dibeli. tapi tentu tidak sebanding dengan yang diberikan. semangat dan tanaman. kadang alesan mau konsultasi, tapi selebihnya adalah minta tanaman. kang iwan, jangan bosen ya.

hasil memulung beberapa hari ini cukup besar, dapat 500 pohon mahoni (swietenia mahogani jacq), jati putih (gmelina arborea), kayu putih (eucalyptus) dan damar (Shorea sp) dari Perum Perhutani. proposal yang lain masih ditungguin kabarnya.

dari kang iwan dapat (lagi dan lagi) Bambu budha belly (bambusa ventriscosa), bambu jepang (arundinaria pumila), Kayu putih (eucalyptus), Karet Bule (india rubber plant varigata), Ketapang (terminalia cattapa) ketapang kencana. pisang-pisangan, palm bismarck (bismarckia nobilis silver), sikat botol, daun merah (sizigium) apa lagi ya... duh saking banyaknya ada yang lupa nih namanya.

eucalyptus yang didapat dari kang iwan berbeda aromanya dengan yang saya dapat dari perhutani. aromanya lebih lembut dan "terasa" manis wanginya.

hasil biji-bijian : Turi, kupu-kupu, dadap merah...

hari ini ada beberapa tanaman yang harus segera ditanam karena akar sudah tercerabut dan keluar dari polibag. (foto-foto menyusul)

HIJAU PESANTRENKU, HIJAU DESAKU, HIJAU NEGRIKU.

LEBIH BAIK BANYAK HUTAN DARIPADA BANYAK HUTANG



11 November 2009

apa yang kita pikirkan akan dipancarkan ke semesta

satu tanggapan tentang bukan mimpi biasa muncul lewat jalur PM dari muridku yang sekarang di IPB bogor... semoga sukses meraih mimpinya. sambil mengutip The Secret.
pikiran kita itu seolah adalah saluran tv

apa yang kita pikirkan akan dipancarkan ke semesta

dan semesta akan membalas nya melalui perwujudan dari apa yang kita pikirkan

seolah olah pikiran kita itu adalah magnet

yang menarik apa saja yang kita pikirkan dari semesta

jadi mungkin saya simpulkan

pikiran kita bakal terwujud dalam kehidupan kita

hidup kita tergantung dari apa yang kita pikirkan

dan hukum itu pasti katanya

dan memang terjadi (Alvi R)


10 November 2009

bukan (hanya) mimpi biasa

Pikiran adalah makhluk. ia bekerja seperti kita bekerja. pikiran mempunyai kehidupan dalam diri kita. pikiran akan menemukan koneksi atas pikiran yang setipe. pikiran yang telah tercipta akan bekerja secara konstan melalui seribu pemikiran dan ribuan sumber menyiapkan baginya sesuatu yang dia inginkan. itu kata hazrat inayat khan, seorang guru sufi. itulah juga mungkin yang ditangkap oleh andrea hirata ketika menuliskan "bermimpilah dan tuhan akan memeluk mimpimu"

saya coba ceritakan apa yang saya alami ketika saya memimpikan sekolah yang bersih, sehat, indah, nyaman, rimbun, berprestasi dan mandiri. tak terbayang, apa yang pertama kali harus saya lakukan. pokoknya 1000 % blank.

seperti kata sang guru sufi, pikiran menciptakan koneksi atas pikiran yang setipe. pemikiran ini saya sampaikan kepada Pak Emir, salah seorang jemaah pengajian di Babussalam. saya minta tolong kepadanya jika punya kenalan yang bisa dimintai bantuan dalam rangka mewujudkan mimpi ini awalnya beliaupun harus meloading database teman-temannya yang aktif di dunia lingkungan. ternyata ada... Iwan Duren nama kerennya. ternyata kang iwan memiliki latar belakang kehidupan yang sangat berwarna. ngobrol tentang tanaman bersamanya bisa menghabiskan waktu berjam-jam lamanya. darinyalah saya mendapatkan pasokan green spirit dan pasokan tanaman yang biasanya langka.
kejadian selanjutnya, ketika saya ke yogya pada tanggal 4 october yang lalu, saya tidur di tempat teman saya Taan Syahadat. pagi hari, setelah matahari menyapa bumi Yogya, saya iseng keliling kampung itu. kampung yang bersih dan hijau. semua tertata rapi. iseng tanya ke Taan "gimana sih kok kampung ini bisa bersih seperti ini?" Taan menjelaskan bahwa kampung ini merupakan Juara I Kampung Bersih dan Hijau di Yogyakarta" waah. tanpa membuang kesempatan, saya jalan-jalan sowan ke pak RW, ke pak RT... dan keliling Gambiran. juara I kampung Hijau Yogyakarta 2009.

untuk urusan benih tanaman sayur, saya sudah dipasok bibit tomat dan cabe kriting oleh teman saya Edi Kurniawan. dia jadi juragan benih di pangalengan. ketika saya ngobrol tentang program eco pesantren, dia serta merta mau membantu penyediaan benih sayuran. alhamdulillah.

selanjutnya, ketika saya surfing di internet tuk mencari bibit-bibit tanaman saya menemukan blog menarik tentang berkebun. pemiliknya pak Akhmad Setiobudi. saya kontak dan kebetulan tinggal di Bandung dan kenal dengan pesantren Babussalam.

beberapa pengalaman kecil dan pasti akan berlanjut pada konektivitas pikiran dan hati. yang lebih besar.

KALPA VRAKSA, pohon hasrat kata inayat khan... siapa saja yang mendatangi pohon itu dia akan bisa mewujudkan keinginannya. Pohon itu adalah PIKIRAN dan akarnya adalah HATI yang semuanya bermuara pada ALLAH.

"Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya" 3 : 159

Cita-citaku (bukan lagunya susan)

saya pernah menulis sebuah status yang merupakan sebuah mimpi yang sedang direalisasikan sekarang ini. saya menulis "memimpikan sekolah yang bersih, sehat, indah, nyaman, rimbun, berprestasi dan mandiri..." untuk mewujudkan cita-cita besar itu, saya yang tahun ini diharuskan menjadi kepala sekolah SMA Babussalam bandung, mencoba mencanangkan program Eco Pesantren (pesantren dan sekolah berwawasan lingkungan).

ada empat program besar yang saya lakukan.

pertama, penataan administrasi dan lingkungan sekolah.
ini dilakukan dengan pembenahan administrasi sekolah yang kurang mendukung proses pembelajaran dan kurang mendukung kepala sekolah dalam memonitoring siswa dan orang-orang yang terlibat di sekolah.

penataan sekolah pun saya lakukan dengan memperbaiki beberapa fasilitas di sekolah dan pembuatan taman-taman sekolah. kali pertama, bersama para santri membersihkan lahan di sekitar sekolah dan persiapan penanaman. acara penting seperti ini tak akan lengkap tanpa ngaliwet, makan-makan dengan lauk sederhana ikan asin peda, tahu, sambal dadakan dan lalab. karena semua newbie, maka hanya bisa terlaksana sedikit saja. yang penting hepy deh.

mimpi terus bergulir dan semakin besar. dari keingingan memiliki taman belajar sekolah, saya berubah dan ingin memiliki hutan belajar sekolah yang memiliki minimal 1000 jenis tanaman.

kedua, pengelolaan sampah.

sampai saat ini kami menggulirkan program BANK SAMPAH SEHAT CERIA, yang justru dapat sambutan sangat heboh dari anak SD dan TK. Bank sampah ini adalah hasil peniruan dari pola yang sudah diterapkan di Yogya. selain itu, kami juga mengikuti pola KEBUNKU, Kertas Bekas untuk Hijaukan Hutanku (nama diadaptasi dari program yang sama yang digulirkan oleh Sano, salah seorang mahasiswa ITB).

dalam program ini saya sebagai pemulung yang siap memulung kertas-kertas bekas yang akan saya jual dan hasilnya saya belikan tanaman dan biaya pendukung program ini.
untuk itu, sementara ini saya hanya menerima kertas kertasan saja (kalau ada yang mau nyumbangin rumah bekas dan mobil bekas akan saya terima he he he).

kalau sampah non organik kami jual, sampah organiknya akan diusahakan sebagai kompos dan pupuk organik.

ketiga, pelatihan-pelatihan
ada empat pelatihan yang akan dilaksanakan. pelatihan ternak dan budidaya lebah madu, pelatihan budi daya tanaman, pelatihan pemanfaatan sampah.

nah itu dulu deh program eco pesantren saya.

bagi yang berdomisili di bandung dan punya kertas bekas yang bisa disumbangkan dapat menghubungi saya pada nomor 022 76567242.

buat yang mau ikut mensukseskan program ini dengan menyumbangkan ide dapat ditulis di komentar.

buat yang mau ikutan menyumbangkan dananya dapat dikirim melalui :
Rek BCA KCU DAGO a/n Fajruddin Muchtar
no 7770529845